[x]Close

APA KABAR SEMUA SAHABAT AGNES DAVONAR SELURUH INDONESIA..

Tahun ini saya akan mengeluarkan buku terbaru saya sebagai hadiah untuk kalian semua menyambut tahun baru imlek. buku terbaru saya ini adalah buku ke 16 yang telah saya rilis sejak tahun 2010. senang rasanya bisa berbagi karya hingga hari ini dan detik ini melayani kalian memberikan nilai-nilai inspirasi.

sesuai dengan kebiasaan saya yang akan selalu merilis pre-ORDER. Maka pada peluncuran buku terbaru saya berjudul
“SEBUAH LAGU UNTUK TUHAN”
luts
buku ini akan segera terbit di akhir febuari 2015 seluruh Indonesia. Kali ini saya juga dengan bangga menyambut keluarga besar sponsorship terbaru saya yaitu “SAFECARE”. SAFECARE sebagai produk yang memiliki banyak penggemar ingin ikut mendukung novel sebuah lagu untuk Tuhan dan pada kesempatan ini pula saya ingin memberitahukan kalau SEBUAH LAGU UNTUK TUHAN juga akan dirilis ke layar lebar yang rencana syutingnya akan dimulai maret ini..

untuk pemainnya saya belum bisa bocorkan.. yang pasti artis-artis ini akan berdedikasi besar terhadap karya terbaru saya..

buat yang mau baca sipnosinya bisa disini : http://agnesdavonar.gerychocolatos.com/?p=3292

nah tunggu apalagi.. selamat masa pre order ini kamu bakal dapat banyak bonus loh dari agnes davonar . selain buku gratis dan sebuah produk dari SAFECARE. kamu juga bisa dapat mini album tebaru dari duo penyanyi yang lagi ngehits

2dsjWrGhCcAMPM band yang terdiri dari dua cowok ganteng Niel Legawata dan Ryan Fachri.. keren kan..
nah selanjutnya… tentang mereka bisa cek di website ini http://www.ampmduo.com/

berikut cara pre ordernya dan untuk 500 orang pertama yang memesan secara online di website ini dan lewat bbm / whaspp akan mendapatkan banyak hadiah loh..

berikut harga jual buku selama pre-order selama 12 febuari – 1 maret 2015

harga buku : Rp. 40.000,-

bonus : 1 buku novel ( bidadari terakhir/my last love) + 1 produk SAFECARE + 1 CD ALBUM MINI DUO AMPM.

Nah tunggu apalagi.. hayo gunakan kesempatan ini untuk mendapatkan buku preorder terbaru novel agnes davonar.

untuk pemesanan bisa melalui whastpp : 0816-1444-147 (sms only)/ BBM MESENGGER 53DCEBA0 / MAIL AGNESDAVONAR@GMAIL.COM

HARGA DIATAS DILUAR ONGKOS KIRIM VIA JNE

CATATAN: FORMAT PEMESANAN UNTUK MEMPERMUDAH PENGHITUNGAN ONGKOS KIRIM ADALAH NAMA/ALAMAT/NO TLP/BUKU YANG DIPESAN.

TERIMA KASIH..

dan berita selanjutnya adalah trailer yang ditunggu-tunggu film bidadari terakhir yang masih syuting.. kamu bisa dapat novel ini gratis dengan cara pesan pre order novel sebuah lagu untuk tuhan.

berikut trailernya..

akhir kata terima kasih

selamat menikmati dan membaca buku terbaru saya..

PESAWAT KERTAS TERAKHIR – CERPEN TERAKHIR

Pesawat kertas terakhir

[sg_popup id=”1″]Popup[/sg_popup]paper-plane-10749 Dulu aku pernah berjanji pada seseorang ketika pertama kali kami saling mengenal. Kalau kelak pasti aku akan membawanya terbang mengelilingi angkasa dengan sebuat pesawat dimana aku akan menjadi pilotnya dan ia akan duduk disampingku dengan senyumnya yang indah. Itu hal terakhir yang aku ingat, ketika Angel bertanya padaku mengapa aku sering sekali membuat pesawat lipat yang terbuat dari kertas saat kami sama-sama bersama di masa sma dulu dan pesawat kertas itu adalah hadiah perkenalan pertama kami ketika kami berkenalan.

Angel baru saja pindah dari luar kota di sekolah kami. ia duduk disampingku dan sebagai teman pertama di sekolah barunya aku menghadiahkan pesawat kertas itu. ia menerimanya dengan suka cita. Semenjak saat itu kami menjadi teman dekat dan setiap aku bertemu, aku selalu menghadiahkan pesawat kertas kepadanya.

“ Gilang, kamu ngapain sih suka banget bikin pesawat kertas kayak gitu, kayak gak ada kerjaan lain aja. Besok kan kita ujian kelulusan sekolah..”

“ Ya..karena aku pengen banget punya pesawat terbang, siapa tau.. suatu saat nanti aku bisa bawa kamu dengan pesawat.. terus aku jadi pilotnya.”

“loh.. kamu kan pengen tes masuk tentara.. memangnya impian kamu jadi pilot masih bisa..?”

“ masih dong.. aku mau jadi tentara angkatan udara.. doakan ya..”

“iya pasti tapi jangan lupa ya.. kalau nanti sudah jadi pilot pesawat, janji kamu untuk bawa aku terbang.. gak  kamu lupakan..’

Itu hal yang membuatku selalu teringat saat-saat dimana aku berjanji pada Angel. Aku menyimpan rasa cinta yang amat dalam padanya karena sejak lamanya kami selalu dekat sebagai sahabat tapi aku malu untuk mengatakan kalau aku cinta padanya. Beberapa bulan kemudian aku bertekad padanya sehabis ujian kelulusan nasional aku akan menyatakan cintaku. Aku tidak ingin menganggu Angel yang sedang menghadapi ujian nasional sama sepertinya diriku.

Ketika waktu ujian kami lalui dengan penuh perjuangan dimana Angel yang lebih cerdas daripadaku selalu membantuku belajar bersama. Sebagai hadiah atas kebaikan yang ia berikan aku selalu memberikan sepotong kertas yang kulipat berbentuk pesawat kecil dan ia menerimanya dengan suka cita. Sampai ia berbisik padaku

“ kamu tau gak? Pesawat kertas ini, sudah aku kukumpulin dan aku masukin ke kotak toples dan sebentar lagi bakal penuh loh… “

“oh ya, aku pikir kamu buang..”

“enggak dong, itu  akan aku simpan dan aku hitung, sebab setiap pesawat kertas yang kamu buat, adalah saat dimana kita lagi bersama..”

“semoga sampai selamanya ya.. siapa tau kalau aku bikin setiap hari satu. Bisa bikin gudang serumah jadi penuh pesawat kertas..”

Angel tersenyum dan aku memandanginya.. tiba-tiba terlintas ingin menyatakan cintaku padanya.

“angel..”

“iya gilang..”

“kalau aku suka sama kamu.. kamu percaya gak?”

Tiba-tiba angel terdiam.. dari wajahnya aku tau sepertinya ia tidak begitu suka kata-kata itu.

“maaf deh.. kalau aku berlebihan.. aku hanya.. bercanda..”

“gilang.. aku pulang dulu ya.. ayah aku mau bikin acara keluarga.. maaf”

Tiba-tiba angel berlari dariku.. dan aku jadi bingung. Sejak saat itu aku tidak pernah bisa menghubunginnya.  Setiap aku pergi ke rumahnya, ia tidak pernah bisa kutemui. Hatiku sedih. Tapi aku tau, mungkin ia melakukan ini karena ingin menolak cintaku. Karena sekolah sedang libur aku tidak bisa menemuinya di sekolah. Jadi kami hilang kontak. Terlalu bodoh dan naïf bagiku meminta cinta dari seorang yang cantik dan primadona di sekolah. Ia mungkin hanya berpikir aku sahabat. Dan aku pun berusaha tegar dan mulai kehilangan saat-saat bersamanya.

Dua minggu kemudian..

Pengumuman kelulusan sekolah di mulai dan aku bersyukur lulus , disanalah aku melihat Angel untuk sekian lama setelah lama tak bertemu. Aku berlari mendekat padanya.

“angel..”

Iya memandangku dengan hampa.

“ aku Cuma pengen bilang terima kasih.. karena kamu aku bisa lulus..”

“sama-sama Gilang..”

Kami seperti orang asing. Terdiam untuk saling memandang beberapa detik. Kuberanikan diri untuk mengeluarkan isi hatiku.

“Angel. Kalau aku ada salah kata dan bikin kamu marah.. maaf ya.. aku mungkin tidak tau diri menganggap kebaikan kamu.. maaf ya..”

“gilang bukan seperti itu.. aku…”

Aku tersenyum dan memotong perkataannya.

“ aku tau.. gapapa kok.. kita masih bisa tetap berteman kan.. “

Angel masih terdiam.. aku mengeluarkan sesuatu dari saku tasku. Dan memberikan pesawat kertas padanya.

“ini yang terakhir.. mungkin setelah lulus ini.. aku akan tes masuk militer.. aku akan sibuk dan mungkin gak bisa nemuin kamu lagi.. “

Tiba-tiba angel menerima pesawat kertasku sambil menangis..

“kenapa kamu nangis.. aku salah ya..”

“aku pindah.. ayah sama ibuku pindah dinas ke aceh… aku akan ikut.. aku sedih karena mungkin aku gak bisa ketemu lagi..  itulah sebabnya aku nangis..”

Hatiku tertegun menerima kata-kata itu. sebenarnya aku sedih mendengar perpisahan ini. Tapi aku tau, aku harus berusaha tegar untuk membuatnya ikut tegar.

“kenapa kamu harus sedih. Toh kita masih bisa ketemu dengan cara apapun. Bisa lewat surat. Telepon dan apa saja. .teknologi kan sudah maju.. benar kan ?”

“tapi dengan kondisi aceh yang masih dilanda darurat militer dan konflik.. aku agak takut…”

“kamu jangan takut.. aku janji kok. Kalau aku sudah lulus militer, aku akan minta coba pindah kesana dan jagaian kamu setiap saat..”

Mendengar itu angel tersenyum dan sedikit lega karenanya. Walau aku sendiri tau, sulit bagiku untuk meminta berada di aceh karena itu bukan wewenangku.  Angel memang tidak punya banyak pilihan karena ayahnya adalah seorang pegawai sipil yang juga dokter. Sehingga ia harus ikut dengan keluarganya kemanapun bertugas, sama saat ia harus pindah ke Jakarta dan hanya bertahan dua tahun disini, lalu aku jatuh cinta padanya di pandangan pertama ketika ia mengenalkan dirinya di kelas dengan senyumnnya yang indah.

Detik-detik perpisahan.

Aku duduk bersamanya dalam sebuah makan malam terakhir. Kami berusaha tegar dan menikmati saat terakhir bersama. Aku menyerahkan satu pesawat kertas yang istimewa untuknya. Tertulis sebuah kalimat

“ terima kasih atas kebersamaan selama ini , aku sayang kamu angel..”

Kali ini angel hanya tersenyum menerima pesawat kertas itu. ia tidak menjawab apapun tentang cinta antara kami. lalu ia berkata padaku saat aku pulang mengantarkannya ke rumah. Ia memintaku menunggu. Lalu beberapa saat kemudian ia keluar dengan setoples kaca yang penuh dengan perahu kertas dariku.

“ ini yang aku bilang tentang toples untuk simpan pesawat kertas kamu..”

“astaga angel. Kamu benaran simpan ya..”

“sudah aku hitung juga.. totalnya sudah 201 biji..”

“ waduh berarti aku sudah ngerepotin kamu dong dan simpan kertas itu..”

“itu adalah jumlah pertemuan kita.. aku akan ingat. Tapi gilang kamu benar-benar ingin tau kan gimana jawaban tulisan ini..” perahu kertas terakhir yang aku tulis dengan kalimat cintaku.

“iya..”

“aku jawab, kalau kamu kelak nanti sudah penuhin janji kamu. Temuin aku di aceh.. dengan satu kertas perahu kertas lagi ya..”

“hah..  serius kamu..”

“ aku percaya kok.. kalau kita berjodoh. Tuhan akan memberikan segala jalan untuk mempertemukan kita dengan cara apapun.. entah dalam keadaan hidup atau mati..”

Entah mengapa hatiku sedih mendengar kalimat itu..

“tapi kalau kita gak pernah ketemu lagi.. aku juga akan senang . karena dengan kertas ini aku ingat, ada orang yang pernah mencintai aku dan aku selalu menunggu sampai ia kasih kertas lagi..”

Aku meraih tangannya.

“kamu pegang janjiku. Aku pasti akan kembali menemui kamu. Dengan cara apapun.. kamu tunggu aku ya…”

Angel menangis dan aku berusaha tegar. Ia berusaha percaya janjiku walau entah kapan itu terjadi. Dan kami pun berpisah malam itu. aku kembali dengan perasaan sedih, ini hari terakhir kami bersama. Angel akan pindah besok dan ia minta aku tidak usah mengantarkannya. Keesokan harinya aku melanggar janjiku. Aku sudah pagi-pagi di rumahnya dan ternyata aku datang terlambat. Saat aku datang rumahnya telah kosong. Disitulah aku menangis karena sedih harus kehilangan orang yang aku cintai untuk pertama kali. Tapi janji dan tekadku untuk terus bersamanya tidak pernah aku langgar untuk terus kuperjuangan sebagai janji suci.

***

Aku diterima sebagai anggota tni dan menempuh pendidikan di Yogyakarta. Sedangkan Angel melanjutkan sekolah kedokteran di aceh. Sesekali aku saling bertegur karena kegiatanku di akedemi militer melarang penggunaan ponsel. 4 tahun kemudian aku lulus. Aku dan angel masih saling bertegur sapa. Sampai suatu malam ia berkata padaku dan mengucapkan selamat lewat telepon dengan suara lemah.

“ kamu sakit ya?”

“iya. Gejala tipes kecapean karena akhir-akhir ini banyak pasien.. aku praktek kerja berlebihan sampai akhirnya drop. Ini juga di rawat di rumah sakit sama Papa..”

“ kamu harus jaga kesehatan ya.. aku ada kejutan untuk kamu nanti.”

“apa tuh.. ?” kata angel

“aku akan datang temuin kamu sehabis natal untuk merayakan tahun baru sama kamu dan kasih kamu sesuatu..”

“serius kamu..?” Tanya angel

“beneran kok.. tunggu ya.. aku bawa sesuatu untuk kamu..”

“pesawat kertas lagi..”

“rahasia.. yaudah sekarang kamu istirahat ya.. aku pasti kesana.. tunggu ya..”

“kapan?”

“rahasia..kejutan pokoknya dalam beberapa hari ini..”

“janji ya.. “kata Angel.

“pokoknya aku udah janji aku pasti tepati.. untuk temui kamu dengan cara apapun. “

Angel tersenyum menutup teleponnya dan disampingnya terdapat toples yang selalu ia bawa saat kenangan kami bersama. Toples yang terisi pesawat kertas dariku.

Beberapa hari kemudian usai mendapatkan cuti natal dan tahun baru. Aku pun bertekad menemui Angel di aceh..

Tanggal 26 desember 2004. Aku memesan pesawat pagi untuk menuju Aceh. Aku begitu bersamangat dan terbang pukul 6 pagi  dari Jakarta.  Setiba di aceh aku langsung ingin menuju rumah sakit tempat angel di rawat. Untuk pertama kalinya aku melihat tanah lencong. Dan tiba tiba dalam perjalanan dengan sebuah mobil yang disewakan seperti taksi menuju rumah sakit. Bumi aceh bergetar.. mobil kami terhenti di tengah jalan. Semua rumah rubuh. Jalanan retak tak beraturan.

Sebagai seorang tentara aku tau berinisiatif keluar dari mobil dan menenangkan seorang nenek yang berlari keluar rumah yang rubuh. Tangis dan jeritan bergumandang. Aku berusah tidak panik dan tiba-tiba terlintas pikiranku tentang angel. Setelah menempatkan sang nenek pada tempat yang aman. Aku menelepon angel dan seluruh sambungan telepon tak bisa digunakan.  Dari kejauhan tiba-tiba banyak orang berteriak untuk lari karena air laut naik ke daratan.

Dengan mata dan kepalaku sendiri aku melihat dengan jelas air yang berwarna hitam pekat tercampur dengan reruntukan rumah yang diterjang dan bahkan kendaraan bermotor setinggi 5 meter mendekat tak jauh 100 meter dariku. Aku berinisiatif lari ke tempat yang lebih tinggi  dan menolong kembali nenek itu dengan mengendongnya. Beruntung daerah kami lebih tinggi dan meminta mobil yang tadinya membawaku untuk melaju ke atas. Beberapa orang ikut dengan kami dan sebisa mungkin sampai mobil itu muat. Sebagian yang lain berlari secepat mungkin menjauh dari  air.

Entah mujizat apa yang terjadi ketika sedikit lagi mobil kami tersapu oleh air. Ketika mobil mesin kami mati saat air mulai menyapu. Kekuatan pasang laut itu berhenti dan kami beruntung selamat.  Dengan perasaan shock dengan kejadian baru saja terjadi aku berusaha untuk kuat dan menyelamatkan beberapa orang yang selamat dengan kondisi yang menyedihkan.  Mereka yang selamat berusaha untuk tetap hidup dan menangisi mereka yang kehilangan keluarganya.

Hatiku cemas menunggu dan memastikan apa yang terjadi, yang pasti aku berusaha untuk percaya kalau

Angel tidak mengalami hal apapun dan ia baik baik saja..

***

Entah bagaimana melukiskan betapa dahsyatnya ombak laut yang menyapu aceh. Yang pasti sepanjang jalan dimana air laut itu lewati habis tak tersisa. Jeritan dan air mata terdengar setiap aku melangkah melewati jalan yang aku lalui.  Mayat-mayat bertebaran sepanjang jalan. Aku bertanya kepada setiap orang yang masih hidup untuk mengetahui dimana rumah sakit dimana angel di rawat. Beberapa orang mengatakan laut telah menyapu rumah sakit itu. tapi aku harus percaya kalau angel masih ada disana. Ketika aku berhasil menemukan tempat itu.

Lututku terasa lemas. Hatiku serasa hancur. Aku tak menemukan lagi wujub rumah sakit selain puing yang hancur berserakan tak beraturan.  Aku menangis tak kuasa kesedihan, aku menyesal mengapa tak pergi lebih awal untuk bertemu dengan angel dan memberitahukan padanya kalau aku datang padanya saat ini. Kini aku tau bagaimana rasanya kehilangan dan penyesalan , tapi tangisku tidak akan bisa mengembalian segalanya. Seorang ibu mendekat padaku dan berkata.

“nak.. yang kuat dan tabah ya.. kita semua harus kuat menghadapi cobaan ini.. kita bangkit bangun dan tolong mereka yang bisa.. ”

Kata-kata ibu mengingatkan aku pada angel yang selalu tegar kalau angel masih ada. aku mencoba mencari orang-orang yang masih hidup dan mungkin itu adalah angel.  Rumah sakit dan bantuan dari pemerintah datang.  Selama beberapa hati aku terus mencari tau setiap tempat-tempat penampungan mereka yang selamat untuk mencari sosok angel. 4 tahun kami tidak bertemu dan aku percaya aku pasti menemukan angel dalam keadaan hidup.

Beberapa hari aku mencari dan tubuhku yang sudah mulai lemah dan tidak menjaga kondisiku. Disaat aku putus asa. Aku melihat seorang anak sedang terdiam dengan pesawat kertas yang tak asing dengannya dan aku mendekat lalu bertanya padanya.

“adik dapat mainan kertas ini darimana?”

Ia tidak bisa bicara mungkin karena shock. Tapi tangannya menunjukkan aku pada sebuah arah dimana aku bisa melihat dengan jelas sesuatu yang tak asing bagiku. Sebuah toples yang berisi pesawat kertas yang pernah ditunjukkan angel padaku. Aku berlari mendekat dan memunggut toples yang masih utuh dan hanya sedikit  retak. Tanganku bergetar menyentuhnya. Toples ini ditemukan  terbawa ombak lautan hingga menyatuh dengan dengan rerutuhan rumah tanpa ada Angel.  Rasa putus asa dan kesedihan karena merasa angel telah tiada kemudian Tiba-tiba membuatku pingsan.

Sehari kemudian aku dirawat di rumah sakit. Orang tuaku bersedih berpikir aku telah mati dan mereka datang seminggu kemudian untuk menjemputku. Disamping ayah dan ibuku, aku menangis, mereka mencoba membesarkan hatiku untuk tetap kuat dan ikhlas. Toples yang aku peluk saat pingsan akhirnya aku bawa ke Jakarta dan kusimpan dengan rapi sebagai kenangan terakhir bersama Angel.

***

5 tahun kemudian.

Rasa trauma dan kehilangan telah membuatku tidak pernah ingin mengenang tsunami. Sebuah istilah kata yang akhirnya membuat semua orang yang mengenang kejadian pada saat gempa dan ombak yang meluluhlantahkan lebih dari 250.000 jiwa di seluruh asia dan menjadi peristiwa bencana terburuk pada abad ini. Tapi setiap sejarah dan kejadian melahirkan banyak perubahan. Tsunami melahirkan kepedihan tapi juga perdamaian di tanah aceh yang telah berperang lebih setengah abad lamanya. Rakyat aceh telah berusaha tegar untuk membangun kembali kesedihan dan bangkit dari segalanya.

Berkat bantuan asing dan seluruh rakyat Indonesia. Aceh yang nyaris rata karena tsunami kini berkembang menjadi kota yang berusaha melupakan kehancuran tapi tidak melupakan masa lalu yang pernah terjadi dan mengubah segalanya. Kini aku sudah bisa melihat angkasa dengan tugasku sebagai pilot di kemiliteran. Aku bangun pagi dan mendapatkan tugas untuk terbang landas ke aceh.

Bersama sahabatku kami mengantarkan beberapa anggota yang ditempatkan di aceh. Setiba disana aku meminta izin untuk dua hari mengenang masa lalu. Aku masih ingat bagaimana masa lalu semua tergambar lewat sebuah museum tsunami yang dibangun dengan megahnya.  Foto-foto dan sisa-sisa peninggalan yang terjadi tersimpan rapi dalam museum yang telah menjadi ikon kota tersebut. Tiba-tiba aku melihat anak-anak sekolah berlarian dengan sebuah pesawat kertas di tangannya. Aku menjadi penasaran karena hampir setiap aku melangkah mengelilingi museum ini. Setiap anak akan datang  melewatiku dengan kegembiraan bersama pesawat kertas ditangannya.

Lalu aku menghentikan satu anak dan bertanya padanya.

“adik dapat darimana pesawat kertas ini..”

Dengan penuh kegilangan ia menjawab.

“dari ibu guru.. ini buat paman saja…””

Aku berjalan mendekat arah yang ditunjukan anak itu.  ke dalam sebuah ruangan dimana seorang perempuan dengan pakaian muslim sopan dan kerudung yang anggun berdiri sambil menawarkan sebuah pesawat kertas pada anak-anak yang sedang karya wisata ke museum tsunami. Wajahnya tak terlihat jelas sampai aku mendekat dan menatapnya.

Air mataku terjatuh.. perempuan itu menatapku dengan bingung.. termasuk anak-anak kecil yang disana. Dengan polosnya seorang anak bertanya pada perempuan itu.

“ibu guru kenapa paman itu nangis..”

Perempuan mendekat padaku dan berkata.

“ mas. Aku bisa pahami kalau museum ini memang penuh kenangan dan air mata. Tapi tidak baik mas untuk menangis di depan anak-anak..” ujarnya padaku

“ aku menangis karena.. aku gak sangka bisa nemuin kamu disini..”

“ nemuin aku.. maksudnya..” kata perempuan itu dengan bingung..

Ketika kami bicara anak-anak kemudian menarik perempuan itu sambil berteriak.

“ibu angel ayo ibu angel.. bikin lagi pesawat kertas ,”

Lalu aku menyadarinya Angel tak mengenalku lagi. Tapi aku percaya pesawat kertas yang saat ini ia buat untuk anak-anak itu adalah cara terakhir baginya untuk mencari pesan terakhir mengenang kami. aku mendekat padanya dan berkata sambil menyerahkan satu pesawa kertas padanya.

“kamu mungkin telah lupa akan segalanya tapi aku tidak akan lupa untuk menyerahkan ini sebagai janji terakhir aku padamu. Sebuah pesawat kertas terakhir untuk mengenang janji di masa lalu..”

Angel hanya terdiam dan tiba-tiba ia seperti mengingat akan sesuatu sambil berkata.

“gilang..”

Penuh air mata..

***

( Angel berhasil selamat dari bencana tsunami tapi ia kehilangan ingatan akibat benturan keras yang terjadi saat air laut menerjang. Saat ditemukan dalam keadaan pingsan, ia bersama sebuah toples yang berisi pesawat kertas. Orang tua dan adiknya meninggal dalam kejadian itu, ia berdedikasi menjadi seorang guru  taman kanak-kanak untuk mengajarkan kepada anak-anak  tentang sejarah dan masa lalu aceh yang telah bangkit dari segala kesedihan dan masa lalu menjadi lebih indah)

 

Kisah ini terinspirasi ketika saya berkunjung ke museum tsunami aceh..  melihat seorang ibu membuat pesawat kertas untuk mengenang anaknya yang telah meninggal sebagai hadiah terakhir yang sempat ia berikan sebelum mereka terpisah.

 

tamat

 agnes davonar

8 tahun berkarya AGNES DAVONAR pesta diskon buku hanya 10.000 Rupiah di hari Natal Dan Tahun Baru

Halo semuanya

gak terasa sudah 8 tahun website ini terlahir dan dimana saya memulai semuanya dari sini. tanpa terasa juga sudah 8 tahun saya berkarya

untuk merayakan kebahagiaan ini. saya akan memberikan semuanya sesuatu untuk dikenang.

maka kami melengkapi hadiah akhir tahun dan natal kamu dengan pesta diskon

 

untuk pemesanan bisa melalui

sms or whastpp ke no ini 0816-1444-147/ bb pin 51CCDB7F

 

nah jadi kepada kamu semua.  yang belum atau pengen nambah koleksi buku agnes davonar

yuk disimak diskonnya

 

 

1. GABY DAN LAGUNYA  NORMAL PRICE RP 30.000  Setelah DISKON  RP. 10.000 ( STOCK TERBATAS KONDISI BUKU  70 PERSEN )

2. CHOCOLATOS CERPEN SERIES ; AYAH MENGAPA AKU BERBEDA NORMAL PRICE  RP 35.000 SETELAH DISKON RP 10.000

3. CHOCOLATOS AYAH MENGAPA AKU BERBEDA 1 CHAPTER MOON   EDISI SINETRON NORMAL PRICE RP 35000 SETELAH DISKON RP 10.000 

4. CHOCOLATOS AYAH MENGAPA AKU BERBEDA 2 CHAPTER MARS  NORMARL PRICE RP 35000 SETELAH DISKON RP 10.000

5. CHOCOLATOS MY IDIOT BROTHER  NORMAL PRICE  RP 35.000 SETELAH DISKON RP 10.000

6. FRIENDS : 3 KISAH  2 CINTA 1  HATI NORMAL PRICE RP 35000 SETELAH DISKON RP 10.000 ( SOLD OUT )

7.  MY LAST LOVE : NORMAL PRICE  Rp 35000 SETELAH DISKON RP 10.000

8 .SAHABAT ( EDISI LAMA FRIENDS BERHADIAH CD OST )  Rp 36.500 setelah diskon RP 10. 000 ( SOLD OUT)

8. MY BLACKBERRY GIRLFRIENDS  NORMAL PRICE RP 35.00 SETELAH DISKON RP 10.000

9. DENNY SUMARGO BIOGRAFI  NORMAL PRICE RP 55.000 SETELAH DISKON RP 20.000 ( KONDISI BUKU 80 PERSEN)

10. KISAH TRAGIS OEI HUI LAN PUTRI ORANG TERKAYA DI INDONESIA ASAL SEMARANG NORMAL PRICE RP 55.000 SETELAH DISKON RP 16.000 ( STOCK TERBATAS)

11 KISAH TRAGIS NINA WANG PUTRI ORANG TERKAYA DI ASIA ASAL HONGKONG PRICE RP 4500 SETELAH DISKON  RP 16.000 ( STOCK TERBATAS)

12. SURAT KECIL UNTUK TUHAN NORMAL PRICE RP 38.800 SETELAH DISKON RP 20.000 ( STOCK TERBATAS KONDISI BUKU 80 %)

13. BIDADARI TERAKHIR : NORMAL PRICE RP  35.000 SETELAH DISKON RP  10.000( STOCK TERBATAS!!!)

14. IBU AKU MENCINTAIMU CHOCOLATOS  RP 35.000 SETELAH DISKON Rp 10.000( stock terbatas)

15. KISAH HIDUP QUEENY CHANG PUTRI ORANG TERKAYA DI MEDAN RP 50.000 SETELAH DISKON  Rp. 16.000

 

 

SYARAT DAN KETENTUAN

 

1. STOCK TERBATAS ARTINYA : BUKU DALAM KEADAAN TERBATAS SEDANGKAN KONDISI MENCERMINKAN KEADAAN BUKU.

2. PENGIRIMAN MELALUI JNE DAN BIAYA PENGIRIMAN DITANGGUNG OLEH PEMESAN DENGAN PER/KG  SESUAI BERAT BUKU.  ( jadi apabila kamu pesan 7 buku total berat buku adalah 2kg .maka kamu harus membayar 2x biaya pengirimana karena 1x pengiriman JNE Adalah per 1 kg)

3. kami hanya menerima pembayaran melalui bca dan mandiri .

4. pastikan buku yang dipesan lalu sms ke   0816-1444-147 (maria) setelah itu kirim bukti konfirmasi pembayaran melalui sms atau email ke agnesdavonar@gmail.com

5. diskon INI hanya berlaku pembelian secara online di website dan sms ini. tidak berlaku di toko buku apapun

 

kalau begitu selamat memesan ya teman-teman. semoga hadiah diskon ini bisa membuat kalian memiliki kebahagiaan dan melengkapi koleksi buku karya agnes davonar.

periode berlangsung dari 21 DESEMBER sampai 15 JANUARI 2015

 

terima kasih

salam

 

 

agnes davonar

 

 

AGNES DAVONAR BIOGRAFI SERIES GREAT SALE!!

PROMO

 

SYARAT DAN KETENTUAN :

1.format pemesanan adalah Nama/alamat/NO tlp.

2. pembayaran melalui bank mandiri /BCA

3. BUKTI PENGIRIMAN DI LAKUKAN VIA MMS/WHATSPP KE 0816-1444-147 BBM 51CCDB7F

4. pemesanan bisa dilakukan via whaspp/Bbm/ Agnesdavonar@gmail.com

5. harga diluar ongkos kirim JNE.

 

MARI BERGABUNG BERSAMA SAYA DI AGNES DAVONAR BBM : 51CCDB7F

 

DITUNGGU PERSEDIAAN TERBATAS.

UNTUK INFO SIPNOSIS BERIKUT LINKNYA

KISAH TRAGIS QUEENY CHANG ASAL MEDAN :http://agnesdavonar.gerychocolatos.com/?p=3182

KISAH TRAGIS OEI HUI LAN ASAL SEMARANG ; http://agnesdavonar.gerychocolatos.com/?p=2834

KISAH TRAGIS NINA WANG ASAL HONGKONG : http://agnesdavonar.gerychocolatos.com/?p=3150

 

SEE YA INGAT YA PERSEDIAAN TERBATAS DAN MASA PERIODE ADALAH 8 NOVEMBER-8 DESEMBER 2014

sebuah lagu untuk Tuhan- cerpen 2014

 
” segala kekurangan dan kelebihan dalam hidup adalah cara Tuhan mengajarkan kita bagaimanamenilai orang lain untuk menciptakan sejarah bagi mereka dalam perjalanan hidup kita ” Agnes Davonar

 

 

 

Dalam hidup, mIMG_2641ungkin kita tidak akan  bisa memahami kalau diantara kehidupan ini, banyak hal yang Tuhan ciptakan untuk membuat kita belajar tentang sebuah arti kasih sayang. Kasih sayang yang tulus dari seseorang yang mungkin tidak pernah kita bisa rasakan lewat kata-kata tapi lewat apa yang ia lakukan. Hal inilah yang aku pelajari dari seseorang yang mungkin bagi orang lain

Ia tidak memiliki segalanya dalam hidup- tapi bagiku ia adalah segalanya dalam hidupku. Kusebut namanya..

Angel..

Sebagai seorang yang lahir dari keluarga yang mapan, aku tidak memiliki masalah apapun dalam kehidupan. Aku punya segalanya. Orang tuaku seorang pejabat yang disegani dan berpengaruh. Aku pun terlahir menjadi seorang bintang bagi banyak orang yang mencintaiku, aku menyebut mereka sebagai fans fanatik. Hanya karena ketidaksengajaanku bernyanyi dalam sebuah media sosial, namaku melambung. Tidaklah sia-sia ayah dan ibu memberikan aku les musik sejak kecil, permainan piano dan vokalku telah membuat jutaaan orang di sekitar ini mengikutiku sebagai pahlawan dalam tanda kutip “ARTIS”

Tapi aku selalu belajar, dicintai banyak orang adalah impian siapapun. Tapi dicintai hingga tidak memiliki tempat untuk menjadi diri sendiri adalah sebuah penderitaan. Ketika kariel dan kehidupanku berubah, aku menjadi mandiri dan akhirnya hidup tanpa ruang batas pribadi. Tapi selanjutnya, perkenalkan saja namaku Martin. Umurku 18 tahun dan ini adalah tahun keduaku menjadi orang terkenal. Dunia gemerlap sampai aku tidak memiliki tempat untuk lari dari kamera hingga fans-fans yang meminta foto, itulah saat paling menyebalkan bagiku akhir-akhir ini. Seketika hari-hari bintangku menjadi gelap ketika ayahku tertangkap KPK karena diduga melakukan korupsi.

Kini semua orang melihatku sebagai orang aneh yang suka tak disuka selalu dikaitkan dengan ayahku. Ia telah dipenjara dan aku bahkan tidak memiliki waktu untuk melihatnya.  Aku tidak pernah mengerti apa yang membuat ayah menjadi demikian, sejak ibu meninggal. Itulah saat-saat kami menjadi jauh dan aku hidup sebagai bagian dari orang lain dan ayah juga menjadi orang lain bagiku.  Tapi setiap rasa sedih, malu dan gundahku berubah seketika saat aku mengenalnya.

Angel.

Ketika aku sedang berada dalam suatu Mal untuk membuang rasa frustasi akan ayahku, awalnya aku merasa nyaman. Dengan kacamata dan topi yang aku kenakan, aku merasa menjadi orang bebas. Seminggu terakhir aku bagaikan buronan bagi setiap orang yang menatapku, wartawan, fans dan orang-orang membutku frustasi dengan pertanyaan yang sama tentang ayahku. Seminggu lamanya aku mengurung diri dan menutup diri dari dunia serta pekerjaan yang membuatku seperti orang bodoh.  Seminggu cukup bagiku menghilang dani hari ini seharusnya aku bisa hidup tenang menikmati secangkir kopi di kafe kesukaanku.

Sayangnya kesenanganku hanya bertahan 30 menit sampai akhirnya ada yang mengenalku dan semua menjadi heboh karenanya. Aku pun berlari dari kafe dan mereka semua mengejarku. Tak mengerti kemana aku harus berlari dan tersesat di tengah jalan,beberapa saat kemudian bus berhenti , aku melompat ke dalam sebuah bus dan para fans tetap saja mencari-cari di setiap jalan dengan pandangan seperti elang mencari mangsanya. Aku menarik nafas lega, mengatur suhu tubuhku untuk rileks, memakai kacamata dan topi yang berantakan.  Sebagian dari penumpang bus ini tidak ada yang mengenalku karena mereka sibuk dengan kegiatannya sendiri.

Aku menemukan tempat duduk yang kosong dibaris tengah disamping seorang perempuan yang duduk termenung, tanpa basa basi aku duduk disampingnya. Aku terdiam, menatapnya. Ia melihatku dengan datar dan memberi senyum, dari baju yang ia pakai aku tau ia masih duduk di sekolah menengah umum. Karena merasa kacamataku penuh dengan keringat aku membukanya perlahan dan tak sengaja menjatuhkan ke kolong bangku, perempuan itu melihatku dan aku mulai panik, karena seingetku setiap perempuan yang melihatku akan histeris dan berteriak. Tapi dia…

Terdiam seolah tidak mengenalku. Tak peduli siapa aku..

“Seorang martin yang terkenal seperti ini kok bisa tidak dikenal oleh anak sma, cewek lagi?”ujarku dalam hati.

Karena sulit mengambil kacamataku di samping kakinya aku meminta tolong dia untuk mengambil. Tanpa keberatan ia mengambil dan tersenyum.Tiba tiba segerombolan fans melompat ke dalam bus bersama wartawan-wartawan. Secara reflek aku memeluk perempuan itu dan menyandarkan wajahku menutupinya sehingga tidak ada yang bisa melihatku karena berpikir kami sedang berpelukan. Kami berpelukan 1 menit lamanya dan ketika semua orang itu pergi. Ia mengetuk kepalaku dengan buku ditangannya.

“ao.. sakit”

Ia tidak bicara hanya menunjukkan wajahnya yang kesal.

“Maaf bukannya aku tidak sopan, tapi aku sedang dikejar-kejar mereka..”

Belum sempat aku menerima jawabannya tiba-tiba menejerku menelepon, aku mengangkat, kami membahas tentang kontrak film yang tidak aku hadiri dan batalkan sehingga menjadi masalah.  Saat itu bus berhenti dan  dinaikin oleh beberapa anak sekolah, dan saat itulah mereka melihatku, menyadari kehadiranku mereka histeris berteriak mendekat padaku, seisi bus menjadi heboh, kacamata yang aku pakai tampaknya tak bisa lagi menutupi diriku, anak-anak sekolah itu menjadi agresif menarik bajuku sampai hendphoneku terjatuh karena berusaha menghindar tapi semuanya menjadi gaduh ditambah dengan orang-orang yang mulai mungkin kesal karena ayahku yang korupsi dianggap penjahat.

Sesaat aku mendengar mereka mengatakan “perempok uang rakyat.. itu anaknya…”

Karena tidak ingin menjadi sasaran amuk massa, Akhirnya aku melompat keluar dari bus dengan cepat dan memanggil taksi, tapi saat aku pergi, perempuan itu menyelamatkan hendponeku, ia menatap wajahku saat pergi dan itulah perkenalan pertamaku dengan

Angel ..

Ia menatap kepergianku dengan wajahnya dan sesaat masih bisa melihatnya dari balik kaca bus..

***

Angel gadis yang cantik, sayang ia terlahir dengan kondisi cacat. Ia gadis tunarungu. Itulah mengapa aku tak heran ia tak mengenalku saat di bus tadi. Ia berbaik hati mengembalikan hendphoneku saat aku mencoba mencari dengan aplikasi untuk mengirim pesan lewat jaringan yang aku miliki. Kami berjanji bertemu dan sebagai bentuk terima kasihku kami makan bersama. Ia duduk disampingku dengan lugu dan hal pertama yang ia katakan setelah mengembalikan hendphoneku adalah ia seorang tunarungu.  Hatiku merasa simpatik, Aku tidak tau bagaimana cara berkomunikasi dengannya tapi sepertinya angel sudah terbiasa dengan orang normal yang berkomunikasi dengannya.

Ia hanya menulis kertas dan aku membacanya. Hal pertama yang aku tanyakan padanya adalah

“ Mengapa kamu berbaik hati mau balikin hendphone ini?”

Ia menjawab dengan bahasa yang sederhana

“ karena kata ibu aku tidak boleh mengambil milik orang lain yang bukan milik kita..”

Jawaban itu membuatku bersedih karena yang terjadi adalah ayahku adalah seorang koruptor.  Tapi aku senang setidaknya aku punya teman yang bisa diajak bicara hari ini, lalu aku ceritakan semuanya tentangku dan lucunya ia dengan polos mengatakan sama sekali tidak pernah mengenalku sebelumnya. Jadi baginya statusku tidak dilihat dari darimana aku berasal dan tak peduli apapun itu, kami berjanji untuk menjadi teman di langkah selanjutnya hubungan kami.

Sebagai pertanyaan untuk mengakhiri pertemuan itu, aku menawarkan hadiah padanya apapun itu. tapi ia hanya menjawab singkatan ewat tulisan.

“ tidak perlu, karena bisa mengenal kamu adalah hadiah dari Tuhan, lain kali hati-hati dijalan.. Tuhan memberkatimu.”

Tulisan sederhana itu membuatku terkesan. Bisa saja aku memberikan uang untuknya tapi ia menolak. Tapi aku sadar aku harus melakukan sesuatu untuknya. Akhirnya aku mengantarkannya pulang. Ia setuju. Ia hidup sederhana dari rumah susun miliknya, kami berpisah saat itu dan aku memberikannya satu kenang-kenangan untuk membuatnya bahagia sebuah buku album dan tanda tanganku yang khusus. Hanya orang-orang tertentu yang bisa memiliki buku ini dan tentu saja mereka pengikut setiaku yang membelinya lewat ajang amal yang pernah kulakukan untuk 100 orang saja.  Saat angel pergi dari mobilku ia malah meninggalkan buku sekolahnya dengan nama sekolah miliknya.

Keesokannya..

Angel yang hidup terbatas dengan kekurangan fisiknya tidak selalu bisa diterima oleh teman-temannya, ia bersekolah di sekolah umum. Pagi sebelum ke sekolah, ia harus membantu ibunya yang berdagang bakmi di untuk mendorong gerobak hingga ke pasar dan merapikan kursi serta meja berdagang, baru ia bisa sekolah. Ia bisa sekolah karena walau ia tunarungu tapi ia memiliki kemampuan yang di atas rata-rata dan beasiswa dari pemerintah.  Ia tidak memiliki banyak teman dan satu satu teman setianya hanya Hendra yang berperawakan gemuk dan sama-sama kuper di sekolah.

Satu-satunya hadiah dari persahabatan itu adalah sebungkus bakmi dari angel untuk Hendra. Mereka kini duduk di bangku SMA. Hendra selalu membantu angel saat ia tertinggal ketika guru menjelaskan karena keterbatasan dalam pendengaran yang harus melihat orang bicara lewat mimik bibirnya. Tapi lucunya Angel malah lebih pintar dari sahabatnya.  Saat jam istirahat sekolah,  Angel tiba-tiba menunjukan sebuah buku album yang kuberikan padanya kepada Hendra dan hendra pun histeris karena ia adalah penggemarku. Angel yang tidak bisa mendengar tentu saja tidak pernah mendengar lagu yang aku nyanyikan tapi Hendra adalah pendengar setiaku.

Saat mereka terlihat asyik, tiba-tiba Angel mengeluarkan darah dari hidungnya. Ia terlihat bingung, lalu memutuskan untuk pergi ke toilet. Ia bukan sekali ini mengeluarkan darah dari hidungnya beberapa hari ini, ia sering mengalami hal yang sama.  Saat ia selesai membersihkan darah dari bajunya yang jatuh, ia kembali ke kelas dengan Agnes. Orang paling yang berkuasa di kelas dengan dua teman setia yang selalu bersamanya Maria dan Fifi. Agnes tampak sedang memegang buku album yang kuberikan kepada Angel.

“ Eh Gagu dapat dari mana ini loe?”

Angel terdiam

“ ini kan mahal banget dan hanya orang-orang tertentu dan kaya seperti gua aja yang mampu beli.. anak tukang bakmi kayak loe sih gak mungkin bisa punya. Loe curi darimana?“

“ itu punya angel dia dikasih langsung sama Martin kok..” kata hendra

Mendengar itu ketiga temannya tertawa.

“mana mungkin martin artis terkenal itu ngasih buku ini ke loe, yang uda gagu gini.. hayal-hayal babu deh”

Lalu angel berusaha mengambil buku album itu tapi ketiga teman yang membencinya itu berusaha menghalanginya. Tiba-tiba teman agnes memunculkan fitnah..

“ini kan punya gua, yang gua bawa dulu ke kelas ilang, pasti loe yang ambil.. “ teriak maria dengan tipu muslihatnya

Angel yang tak berdaya untuk melawan akhirnya hanya pasrah ketika barang itu akhirnya lenyap dari tangannya apalagi ancaman Agnes yang akan melaporkan ia telah mencuri dari Maria sahabatnya. Ia hanya bisa menangis, hadiah yang ia dapatkan dariku kini lenyap tak tersisa. Hendra sahabatnya hanya bisa memberikan semangat dan kesabaran. Dan saat itulah aku tau betapa sulitnya hidupku dalam kondisi saat ini tidak sebanding dengan kesulitan dan kesedihan seorang

Angel.

***

Pada akhirnya aku mencarinya saat aku menemukan buku sekolahnya tertinggal di hari-hari selanjutnya ketika aku mulai bisa membuat keputusan dalam hidupku yaitu mengakhiri karielku di dunia artis dan menjadi orang biasa saja, keputusan yang aku ambil penuh dengan kesedihan lewat jumpa pers yang ditayangkan oleh banyak stasiun televisi sehingga tujuanku membuat mereka berhenti menganggu hidupku terjadi.

“jadi setelah ini siapapun yang menganggu hidup dan aktifitas hidupku akan berhadapan dengan hukum serta pengacaraku.”ujarku menutup jumpat per situ.

Ternyata aku berhasil membuat wartawan pergi dan hidupku mulai bebas.  Kuputuskan untuk mendatangi sekolah Angel.  Saat itu tak sengaja aku melihat Angel yang sedang pulang sekolah sedang berjalan di pintu ke sekolah dan Agnes dibelakangnya sedang membunyikan klakson seolah-olah mengejeknya. Sampai ia akhirnya sadar dan menghindar lalu terjatuh.

“eh dasar budek kalau jalan tuh pakai mata bukan pakai dengkul.. mau mati ya lo..”

Angel terjatuh dan saat itulah aku mendekat padanya.

“kamu gapapa..” kataku pada angel yang terkejut dengan kedatanganku.

Saat aku datang ke sekolah itu, keadaan pun menjadi heboh, Agnes yang pergi tak menyadari kehebohan itu. karena tak ingin membuat kegaduhan lalu kutarik tangan Angel untuk berlari ke dalam mobilku dan kami pun pergi. Kami pun menghilang diantara kehebohan sekolah itu.  lalu di dalam mobil, Angel terdiam dan aku bisa melihat luka lecet di kakinya. Kami berhenti di samping jalan. Lalu aku mengeluarkan obat untuk membersihkan lukanya. Ia bertanya kepadaku untuk apa datang ke sekolahnya. Lalu aku menjelaskan kalau aku ingin mengembalikan bukunya yang tertinggal saat di mobilku dulu.

Ia pun mengerti tapi kami tidak hanya sampai disana, lalu aku mengajaknya untuk ke pantai menikmati buah kelapa yang dingin untuk menghabiskan panas.  Lalu satu pertanyaan muncul darinya saat kami sedang bersama.

“ kenapa kamu mau minum kelapa sama aku, aku kan bukan siapa-siapa?”

“bukannya dulu kamu bilang kita ini orang yang tak perlu tau siapa-siapa untuk berteman”

“tapi hanya sedikit sekali orang yang berpikir aku adalah teman.. karena mereka pikir aku berbeda.. aku cacat”

Aku tidak bisa menjawab semua ini, tapi entah mengapa saat melihatnya aku merasa simpatik. Aku tidak mengerti mengapa Angel yang baik seperti ini bisa menjadi korban bully dari teman-temannya.  Yang ada dipikiranku dari sejak awal aku mengenalnya di bus sampai saat ini adalah sosoknya  yang selalu membuatku ingin mengenalnya lebih dalam lagi. Saat kami berbicara tiba-tiba darah menetes dari hidungnya, Angel lalu cepat-cepat menahan hidungnya dan pergi berlari ke toilet.  Aku bingung dengan apa yang terjadi, tapi setelah kembali beberapa saat ia terlihat histeris, ia ingin cepat pulang karena ingin melakukan sesuatu.

Ia tidak ingin menceritakan apapun. Tapi aku pun mengantarkannya pulang, aku tidak pergi dari mobil sampai saatnya aku melihat ia berlari kepada seseorang yang sedang mendorong gerobak dan Itu adalah ibunya, Angel terlihat membantu sang ibu yang telah lebih pulang ke rumah karena tidak bisa menunggunya.  Dan hatiku pun tertegun dan tersentuh ketika sadar ia hendak pulang hanya  kerena ingin membantu ibunya menutup tempat bakminya sebagai bentuk tanggung jawab dan ia merasa bersalah karena terlambat untuk itu. Tak bisa kuungkap dengan kata-kata melukiskan bagaimana bahagianya seorang ibu dan anak yang berbakti dan baik hati bagaikan malaikat itu adalah

Angel

***

Keesokan harinya.

Kehebohan kedatanganku ke sekolah menjadi buah bibir dan itu akhirnya membuat Agnes sadar bahwa Angel tidak pernah bohong tentang buku album yang ia miliki dariku. Tapi itu malah membuat Agnes melancarkan niatnya. Ia memaksa angel untuk membuatku datang padanya. Angel yang tak berdaya dalam sebuah ancaman akhirnya menyanggupi permintaan Agnes. sambil menarik baju Angel, Agnes berkata.

“kalau sampai Martin gak datang ke sekolah ini, gua bakal bilangin bokap gua yang kepala sekolah disini, untuk keluarin loe dari sekolah ini dan loe bisa bantuin nyokap loe jualan bakmi seumur hidup lo..”

Angel pun terpaksa melakukan itu walau Hendra melarangnya dan akhirnya ia mengirimkan pesan padaku untuk datang. Entah mengapa aku tak peduli alasan apapun darinya, aku langsung menuju sekolah itu. Dan sepulang sekolah tiba-tiba Agnes dan kawan-kawannya muncul. Ia menjadi seperti tour guide bagiku.

“ aku teman baik Angel di sekolah ini, mau ketemu Angel. Sini aku anterin..”

Aku tidak pernah tau bagaimana Agnes bisa berakting sangat baik di depan aku sampai menjadikan Angel sahabat baiknya. Kami semua berkeliling sekolah dan tiba-tiba saat kami berada di kolam renang sekolah Angel yang sedang berhenti dan memandangi kolam renang  tiba-tiba pingsan dan tercebur ke dalamnya. Saat itu aku melompat ke dalam air dan mengangkatnya , hidungnya mengeluarkan darah dan saat itu juga aku membawanya ke rumah sakit.  Aku mulai merasa ada yang aneh apa yang menyebabkan Angel begitu rapuh, dokter mengambil contoh darah Angel untuk mengetahui apa yang terjadi. Angel terbaring dan bangun.  Lalu aku menjelaskan padanya kalau ia sedang di rumah sakit. Tapi yang terjadi ia malah panik ingin pulang karena takut ibunya mencari, lalu aku mengatakan kalau ibunya sedang menuju kemari lewat supir yang aku kirim. Ia mulai merasa tenang dan Aku bertanya padanya mengapa sampai ia bisa pingsan.

Ia hanya mengatakan kalau akhir-akhir ini ia seperti gampang lelah dan pucat seperti ini. Angel meminta pulang saat itu karena takut ibunya mencarinya. Aku pun meminta ia untuk tetap di rumah sakit dan menawarkan ia untuk meminta ibunya datang lewat supir pribadiku. Beberapa saat kemudian sang ibu Angel datang, ia terlihat panik.  Seribu ungkapan terima kasih ia ucapkan padaku, dan aku mengatakan kalau ibu Angel tidak perlu khawatir akan biaya rumah sakit karena aku yang akan membayarnya.

Ibu Angel bercerita, sejak kecil Angel gampang sakit-sakitan tapi tidak pernah sampai pingsan seperti ini. Kami semua berpikir positif, mungkin saja ia kelelahan. Tapi diam-diam dokter yang merawatnya sudah keperintahkan untuk memeriksa secara seksama. Angel diizinkan pulang ke rumah dan aku pun mengantarkannya. Tapi ia sudah kuminta tidak sekolah untuk beberapa hari. Keluarga kecil itu walau bagaimanapun begitu baik, mereka menawarkan aku makan malam seadannya dengan bakmi buatan ibu Angel, tapi ada hal yang kurasakan dari semua ini yaitu betapa makan malam indah yang tak pernah kurasakan sejak kehilangan ibu dan ayah.

Mungkin ini adalah makan malam terindah dalam hidupku bersama keluarga

Angel.

***

Waktu berjalan dan aku mendapatkan telepon dari dokter yang kuminta memeriksa angel secara seksama. Ia lalu mengatakan padaku kalau angel itu menderita kanker darah atau leukimia. Aku sedih mendengar semua itu, dengan begini aku harus mengatakan kepada Angel tapi aku tau, tidak mungkin saat ini aku katakan. Lalu aku pergi ke warung  bakmi ibunya untuk bertamu dan dengan berat hati aku pun menceritakan semuanya. Ibu angel terlihat menangis tapi ia sadar bagaimana Angel bisa mendapatkan penyakit kanker ini. Ini semua karena ayahnya pun meninggal karena keadaan sama. Ibu angel hanya bertanya satu hal padaku, memohon padaku untuk menolong hidup angel. Hal yang pasti aku lakukan walau tanpa ia minta.

Angel di sekolah sepertinya tidak terlalu sehat, ia mulai merasa rambutnya satu persatu rontok, bahkan saat ia hanya mencoba untuk merapikannya.  Ia cerita kepada hendra sahabatnya, ia bingung mengapa kondisinya sekarang begitu lelah dan gampang sakit. Selain harus bersedih karena kondisinya, ia juga harus menghadapi Agnes yang terus memaksanya untuk membuatku dekat dengannya.  Bila Angel tidak  menuruti kehendak Agnes maka ia akan menjadi bulan-bulanan dan itulah yang membuat hidupnya semakin tertekan dalam kesedihan tak berujung.

Suatu ketika aku mengajaknya bicara dan aku pun bertanya padanya dalam sebuah kesempatan bersama di tempat biasa kami makan es kelapa di pantai.

“ Angel, apa sih impian kamu dalam hidup”

Ia hanya mengatakan sederhana, ia ingin membuat ibunya bahagia, oleh karena itu ia ingin sekolah dan menjadikan keadaan keluarganya membaik dan tak ingin ibunya berkerja lagi.

“lalu untuk dirimu sendiri bolehkan aku tau apa yang kamu inginkan?”

Dengan bersedih angel berkata..

“aku hanya ingin bisa tau apa artinya keindahan sebuah lagu, bagaimana alunan musik dan bagaimana mendengarkan orang bernyanyi.. terutama kamu..”

Lalu aku mendekatkan tangannya padaku. Meletakkan ke tengah dadaku. Lalu aku pun bernyanyi. Angel tampak bingung tapi ia hanya melakukan apa yang aku minta

“dengarkan lah bagaimana aku mendengung dalam hati ini dan rasakan lewat tangan kamu, itulah rasanya mendengarkan suara nyanyian..”

Pada saat itulah ia untuk pertama kali merasakan bagaimana suaraku saat bernyanyi, hal yang tidak pernah ia bayangkan sebelumnya.. tapi aku harus katakan kalau aku bahagia bersama Angel saat ini. Lalu ia bilang padaku kalau ia suka sekali menulis puisi dan mungkin saja puisi itu bisa menjadi lirik lagu yang menarik, aku pun sepakat menunggu hasilnya dan berjanji untuk membuat lagu dari puisinya itu.

Hari itu untuk pertama kali aku melihat senyum lepas dari orang yang sesungguhnya bersedih terlalu lama dalam hidupnya

Angel.

***

Hasil lab yang kuberikan kepada ibu angel, tanpa sengaja terbaca oleh Angel saat ia sedang dirumah. Hati angel sedih ketika tau ia terkena kanker. Ia mengurung dirinya untuk waktu yang lama. Sampai akhirnya ibunya menyerah dan aku datang padanya.  Aku memintanya untuk membuka pintu, lewat kertas yang kuselipkan dibawah pintu.  Angel terlihat penuh kesedihan, lalu aku memeluknya dan mencoba untuk menguatkannya, ia bertanya padaku.

“aku akan mati ya..”

Aku tidak bisa menjawab semua itu, tapi aku berbohong padanya kalau ia akan selamat.  Lalu darinya hanya terlihat pesan yang tak kuasa membuatku menitihkan air mata. Ia memintaku untuk menjaga ibunya andai suatu saat ia benar-benar pergi meninggalkan segalanya di dunia ini. Tapi aku berjanji padanya bahwa ia tidak akan pernah pergi dari dunia ini dan ia akan selalu ada disini, disampingku.  Sepanjang hari aku selalu berpikir bagaimana menyelamatkan hidup angel sampai aku mencoba membawanya perawatan yang aku bisa.  Sebelum semua itu berlanjut, Angel hanya bertanya padaku

“mengapa kamu mau berkorban untuk seorang aku yang cacat dan tidak punya arti dalam hidup kamu..”

Aku tidak tau bagaimana mengatakan segalanya tapi padanya aku pun tidak bisa bohong, bahwa

“segala kekurangan dalam hidupmu adalah kelebihan yang telah menutup rasa kesendirianku di dunia ini. Mungkin aku jatuh cinta pada kamu walau aku tidak pernah sadar akan itu, tapi dari hatiku paling dalam. Aku ingin kamu tau. Kamu lebih dari cinta , kamu lebih dari apapun yang tak bisa aku lukiskan dengan kata-kata”

Jadi setelah saat itu aku meminta angel untuk terus bertahan dan berjuang bersamaku. Ia berjanji untuk itu, dokter mengatakan padaku satu-satunya cara untuk menyelamatkan hidupnya adalah dengan kemoterapi.  Ia melakukan semua itu walau angel harus kehilangan segalanya termasuk makhota rambut yang membuatnya terlihat cantik. Masa masa sulit kami lalui bersama sampai ia terlihat membaik setelah kemotherapi.  Melihatnya merasakan rasa sakit akibat reaksi kimia yang menyentuh tubuhya membuatku tak bertahan menguraikan air mata. Penderitaan itu walau begitu singkat tapi begitu mengharukan.

Sampai saatnya ia tak kuasa dan pingsan. Angel baru sadar  sehari kemudian dan ia kini menjadi sosok yang polos tanpa punya sehelai rambut dari wajah hingga tubuhnya.Di saat proses penyembuhan itu angel lalu menunjukan padaku sesuatu.

Ia mengatakan padaku ia mencoba untuk membuat sebuah puisi seperti yang pernah kami bahas sebelumnya. Aku mengambil selembar kertas itu dan puisi itu ia beri judul  “sebuah Lagu untuk Tuhan”.  Bagiku itu seperti sebuah lirik dalam sebuah puisi yang ia bingkai dalam kata-kata indah. Aku jadi merasa mendapatkan sebuah semangat untuk benar-benar menjadikan itu sebagai sebuah lagu untuk Angel.  Lalu aku bertanya padanya kenapa puisi itu ia tunjukkan kepada Tuhan, ia hanya menjelaskan kepadaku dengan sebuah kalimat sederhana.

“ karena Tuhan yang memberikan aku kehidupan walau tidak sempurna bagi orang lain, bagi aku, hidup aku sudah sempurna, mengenal aku, bisa melihat ibu dan mengenang kenangan bersama ayah.. “

Lalu ia mendekat padaku, memintaku untuk kembali lagi menekuni dunia yang telah kutinggalkan jadilah inspirasi bagi mereka yang mendengar lagu dan semua tentangku. Aku yang nyaris putus asa dan meninggalkan segalanya jadi merasa mendapatkan semangat dari Angel. aku pun berjanji padanya akan mengajaknnya dalam proses pembuatan lagu untuk Tuhan miliknya.  Tapi angel harus sembuh dulu, ia harus menjalani kemoterapi beberapa kali sampai ia benar-benar dinyatakan sembuh dari kanker.

Tapi sepertinya Tuhan lebih mencintainya dan mengharapkan Angel kembali bersamanya. Apapun yang kami lakukan untuk menyembuhkannya tidak berakhir dengan baik. Angel semakin buruk sampai ia tidak mampu bergerak dari ranjangnya. Tapi ia tidak pernah putus asa dan tetap berjuang. Satu kata yang ia ucapkan padaku hanya

“berharap aku bisa melihat kamu menyanyikan sebuah lagu untuk Tuhan padaku.. dan aku ikhlas untuk pergi selamanya..”

Air mataku berjatuhan menbaca kalimat itu, di waktu yang singkat dan mungkin saja ia bisa pergi kapan saja, aku tidak ingin membuatnya kecewa.  Aku tetap meminta Angel untuk bertahan cepat sembuh agar aku bisa mempersembahkan lagu ini dalam sebuah konser. Konser yang aku persiapkan untuknya. Ia hanya tersenyum dan berharap ia bisa hidup sampai konser itu terjadi. Setiap hari, aku duduk disampingnya, bermain gitar untuknya walau ia mencoba untuk memahami apa yang sedang aku lakukan. Tapi aku percaya ia menghargai setiap yang aku lakukan.

Dan pada akhirnya konser kecil yang aku harapkan untuk Angel benar-benar terwujub ketika menejerku berusaha membantu untuk membuatnya sebagai bentuk kembalinya aku dari vakum dunia selebritis.  Beberapa hari kemudian sebuah panggung kecil berbentuk okestra telah disiapkan dalam sebuah theather kecil. Angel menjadi tamu terhormatku duduk di tengah-tengah panggung bersama orang-orang yang hadir termasuk ibu dan sahabat-sahabatnya.

Hal pertama yang aku ucapkan untuk memulai semua ini adalah

“kembalinya aku dalam dunia musik ini adalah sebuah panggung yang kupersembahkan untuk seorang yang begitu agung dan istmewa dalam hidupku, lagu ini aku persembahkan untuknya. Sebagai lagu yang mewakili segenap orang-orang yang mengalami hal yang sama di dunia ini agar tidak ada lagi hal yang sama terjadi dan terjadi lagi..”

Angel menitihkan air mata saat aku memulai semuanya. Perlahan air mataku pun terjatuh saat aku bernyanyi. Seperti sebuah takdir yang memang harus berjalan. Lagu ini diakhiri dengan tertutupnya mata angel untuk selamanya. Ia menetapi janjinya menunggu sampai aku bisa bertahan untuknya. Dengan penuh kesedihan kudekati angel, kuangkat tubuhnya dan memeluknya,

Kami belum sempat mengucapkan salam perpisahan tapi aku tau lewat puisi dan lirik lagu yang ia katakana.. itulah perpisahan.. tapi juga sebagai harapan

Agar dunia ini bisa melihat segala sesuatu lebih sumpurna lewat hal-hal yang sederhana tanpa meyudutkan mereka yang tak pernah berharap terlahir tidak sempurna..

Tamat..

 

NONTON FILM MY IDIOT BROTHER DI BIOSKOP GRATIS NOVEL MY IDIOT BROTHER!!!

cash back

SYARAT DAN KETENTUANNYA

1. BUKU AKAN DIKIRIM SETELAH TIM MEMASTIKAN KALAU TIKET VALID 

2. BIAYA ONGKOS KIRIM BUKU DITANGGUNG PEMENANG

3. LAMA PENGIRIMAN TERGANTUNG LOKASI DAN STOCK BUKU TAPI KAMI MEMASTIKAN SECEPATNYA VIA JNE

4. KAMU BOLEH BERSAMA TEMAN KAMU UNTUK MEMBUAT SATU ALAMAT SEHINGGA MENGHEMAT BIAYA PENGIRIMAN.

5. BUKU SUDAH MENDAPAT TANDA TANGAN PENULIS.

 

GAMPANG KAN!!!!

 

AYO BURUAN NONTON FILMNYA TANGGAL 2 OKTOBER 2014 NANTI DAPAT KAN BUKUNYA GRATIS

TERIMA KASIH

 

UNTUK JADWAL DAN RILIS DI BIOSKOP SILAKAN CEK WEBSITE BIOSKOP KESAYANGAN KAMU.. INI DIA TRAILER FILMNYA

 

CEK YA

 

←Older