[x]Close

love.jpg

uncategorized

love.jpg

po.jpg

uncategorized

po.jpg

Ratu Narkoba Corby, setelah Pindah Kamar ke RS Sanglah

 

   

                       
               

   

 

       

 
        [ Jum’at, 04 Juli 2008 ]
       

 

   
     

Keluyuran Hanya Dimarahi

Terpidana kasus narkoba asal Australia Schapelle Light Corby
tepergok ke salon untuk menjalani perawat kuku dan rambut. Kejadian itu
menguatkan dugaan bahwa dalih sakit hanya rekaan agar dia bisa
”nyaman” berada di Rumah Sakit Sanglah. Bagaimana sebenarnya
penjagaan untuk dia?

DIDIK D. PRAPTONO, Denpasar 

——-

Dalih
sakit, rupanya, sudah menjadi trik jitu bagi para narapidana untuk
keluar dari pengapnya kehidupan penjara, pindah ke rumah sakit. Rumah
sakit sekadar ”pintu keluar” agar bisa menikmati kehidupan di luar
penjara. Trik itu juga lah yang dilakukan Corby.

Trik
tersebut diawali dengan tingkah aneh yang dilakukan terpidana 20 tahun
tersebut saat ”baru” dua setengah tahun mendekam di Lapas Kerobokan,
Denpasar, Bali. Dokter menyatakan, dia mengalami depresi dan harus
mendapatkan perawatan.

Dalih itulah yang kemudian membawa Corby
keluar dari pengapnya jeruji besi. Dia pindah ke sebuah kamar mewah di
RS Sanglah yang bertarif Rp 1,2 juta sehari di Paviliun Amertha Wings
Internasional.

Pelayanan dan fasilitas nyaman di kamar
tersebut belum cukup baginya. Dia mulai berani keluar kamar dan
berbelanja ke minimarket yang berada di kompleks rumah sakit tersebut.

Rabu lalu bahkan dia tepergok masuk ke salon Gardenia. Menurut karyawan di salon tersebut, Corby menjalani perawatan pedicure
dan rambut. Jadilah Corby, yang menurut dokter kejiwaan RS Sanglah dr
Lely Setyawati mengalami depresi dan takut bertemu dengan banyak orang,
malah sering keluyuran justru ke tempat-tempat ramai seperti minimarket.

Yang
repot adalah personel Brimob yang harus menjaga dan mengawasi dia.
Setidaknya ada enam personel satuan polisi itu yang disiagakan di RS
Sanglah.

Mereka bertugas mengawasi dan menjaga ke mana pun
Corby pergi. Pemandangan yang terlihat bukan layaknya polisi menjaga
pesakitan, tetapi seperti selebriti dengan bodyguard-nya.

Ketika
Corby melangkah menuju salon, misalnya, seorang personel Brimob
mendampingi. Saat perempuan tersebut menikmati layanan mewah di salon
berjam-jam, petugas yang diketahui bernama Agus itu dengan setia
menunggu di luar.

Jawaban tidak masuk akal disampaikan tim
dokter RS Sanglah. Mereka mengaku kecolongan. Setelah berita Corby yang
keluyuran muncul di koran, mereka langsung menggelar jumpa pers. ”Kami
tim dokter hanya memperbolehkan pasien di lingkungan kamar perawatan
Wings Internasional, selebihnya tidak,” jelas dr Lely Setyawati.

Padahal,
menurut karyawan salon, bukan sekali itu Corby datang. Bukan hanya ke
salon, beberapa hari sebelumnya dia juga sempat berbelanja ke
minimarket.

Sebagai ”sanksi”, Lely mendamprat Corby.
Buntutnya, masih menurut Lely, kondisi psikologisnya memburuk. ”Kini
dia tambah stres,” katanya. Cukupkah hanya dimarahi? Bagaimana aparat
hukum di Bali? (*)

Fakta-Fakta Mencengangkan Tentang Pornografi di Interne

Ingin tahu lebih jauh fakta-fakta mencengangkan lainnya tentang pornografi di internet berikut data-datanya:

. 70 Persen Orang Kantoran Buka Situs Porno Saat Jam Kerja
Pornografi masih menjadi konsumsi tertinggi bagi para pengakses internet. Parahnya menurut majalah online goodmagazine.com, para user ini mengakses situs porno justru pada jam kerja antara pukul 09.00AM – 17.00PM.

· 12% situs di dunia ini mengandung pornografi.

·
25% yang dicari melalui search engine adalah pornografi.

· 35% dari data yang diunduh dari internet adalah pornografi.

· Setiap detiknya 28.258 pengguna internet melihat pornogafi.

· Setiap detiknya $89.00 dihabiskan untuk pornografi di internet.

· Setiap harinya 266 situs porno baru muncul.

· Kata “sex” adalah kata yang paling banyak dicari di internet.

· Pendapatan US dari pornografi di internet tahun 2006 mencapai $2.84
milyar.

· Pengguna pornografi di internet 72% pria dan 28% wanita.

· 70% traffic pornografi internet terjadi pada hari kerja jam 9.00-17.00.

· Diperkirakan kini ada 372 juta halaman website pornografi.

·
Website pornografi diproduksi 3% oleh Inggris, 4% oleh Jerman, dan 89% oleh US.

· Website pornografi yang traffic-nya paling tinggi: AdultFriendFinder,
menduduki peringkat ke-49 dengan 7.2 juta pengunjung.

·
Negara-negara yang melarang pornografi: Saudi Arabia, Iran, Bahrain,
Mesir, Uni Emirat Arab, Kuwait, Malaysia, Indonesia, Singapura, Kenya,
India, Kuba, dan Cina.